Kamis, 17 Januari 2019

Ulat Pisang, Hama Perusak Daun Pisang Yang Kaya Manfaat

Ulat Pisangjenispisangdanmanfaatnya.blogspot.com | Bagi para petani pisang hama yang satu ini memang menjengkelkan, terlebih untuk tanaman pisang sendiri, ulat pisang ini menjadikan pertumbuhan pohon pisang kurang optimal.

Akan tetapi, bagi sebagian kalangan ulat pisang sangat bermanfaat bagi mereka.

Seperti apa bentuk ulat yang memeberi kerugian dan juga memberi manfaat ini, berikut adalah penjelsan lengkapnya.

Penjelasan Lengkap Ulat Pisang


Nama ilmiah ulat penggulung daun pisang ini adalah Erionota thrax. Dalam bahasa Inggris ulat ini disebut dengan nama palm redeye, banana skipper dan banana leafroller.

Seperti kita ketahui bahwasanya ulat adalah bentuk awal dari kupu-kupu, karena kupu-kupu adalah salah satu jenis hewan yang bermetamorfosis sempurna.


  • Klasifikasi Ilmiah Ulat Daun Pisang

Domain: Eukaryota
Kerajaan: Metazoa
Filum: Arthropoda
Subphylum: Uniramia
Kelas: Insecta
Pesan: Lepidoptera
Keluarga: Hesperiidae
Genus: Erionota
Spesies: Erionota thrax

Seperti apa bentuk kupu-kupunya di bawah ini adalah gambarnya :



Sebelum kita lihat kerugian dan manfaat ulat pisang ini, ada baiknya kita lihat perjalanan kehidupanya.

Awalnya kupu-kupu jantan dan betina dewasa kawin, seperti terlihat pada gambar di bawah ini


Betina akan menempatkan telurnya pada daun pisang yang masih muda. Seperti tertulis pada web blog.ub.ac.id, bahwasanya betina bertelur pada malam hari. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini

Gambar Telur Ulat Pisang
gambar telur ulat pisang by nrcb.res.in

Setelah menetas pertumbuhan ulat pisang sangat pesat dan ketika masih muda ulat memiliki warna hijau, seperti terlihat pada gambar di bawah ini

Ulat Pisang Masih Muda
Gambar Ulat Pisang Masih Muda

Selain memiliki warna hijau, ciri ciri lainya adalah posturnya yang empuk untuk badanya serta adanya bulu-bulu yang tidak selebat ulat bulu.

Pada fase ini kepala ulat terlihat lebih besar, berwarna hitam dan juga keras. Hingga selanjutnya akan berubah seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar Ulat Pisang Dewasa
Gambar Ulat Pisang Dewasa by Flutters.org

Seperti terlihat pada gambar di atas, ulat pisang mulai tumbuh besar dengan ciri-ciri tubuh tetap berwarna hijau, akan tetapi ditutupi serbuk putih.

Untuk kepala mulai terlihat lebih kecil bila dibandingkan badanya. Dalam hal ini pergerakan ulat juga masih terbilang banyak/aktif.

Selanjutnya ulat akan berubah warna menjadi kekuningan dan di fase ini ulat sudah tidak seaktif ketika masih bewarna hijau.

Serbuk putih yang menutupi tubuhnya juga semakin berkurang dan warnanya juga semakin mengkilat dikarenakan lapisan lilin yang semakin menguat. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini

Gambar Ulat Pisang Dewasa Berawarna Kuning
Gambar Ulat Pisang Dewasa Berawarna Kuning By aguskrisnoblog.wordpress.com
Dan akhirnya ulat pisangpun menjadi kepompong. Pada fase kepompong ini kepalanya berada di bawah dan menggantung.

Warna kuning dan pergerakanya hanya sebatas gerakan tubuh bagian bawah ( lenggak-lenggok ). Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Gambar Kepompong Ulat Pisang
Kepompong Ulat Pisang By ataxus.com

Seperti dilansir dari web blog.ub.ac.id Di Bogor, perkembangan satu siklus membutuhkan waktu 5-6 minggu.

Seperti itulah perjalanan ulat penggulung daun pisang (ulat – kepompong – kupu2 – telur), dan mari kita lihat kerugian dan manfaat dari ulat ini.

Kerugian Yang Dibuat Ulat Pisang


Gambar Ulat Penggulung Daun Pisang
Ulat Penggulung Daun Pisang By Flutters.org

Ketika kita menjumpai pohon pisang, pada musim tertentu banyak pohon pisang yang daunya tidak utuh.


Ada banyak gulungan-gulungan disetiap sisi daun pisang dan ketika kita buka gulungan tersebut, maka akan terlihat di dalamnya ada ulat.

Kenapa ulat ini merugikan pohon pisang dan membuat petani pisang jengkel?

Karena daun adalah tempat untuk berfotosintesis dan keutuhan daun akan membuat fotosintesis berjalan dengan baik, yang hingga akhirnya menjadikan pohon pisang tumbuh dengan optimal.

Nah jika keutuhan daun telah rusak, maka fotosintesis tidak berjalan dengan baik yang tentunya akan menghambat pertumbuhan pohon pisang kurang optimal, terlebih saat pohon pisang mulai berbuah, maka bisa menjadikan buah kurang maksimal.

Selain itu, seperti kita ketahui bahwasanya manfaat daun pisang yang masih hijau juga bisa untuk dijual oleh petani pisang.

Ketika daun pisang rusak maka daun pisang tersebut tidak lagi bisa dijual.

Manfaat Ulat Pisang Secara Umum


Gambar Manfaat Ulat Pisang
Gambar Manfaat Ulat Pisang By majalahhewan.com

Seperti disinggung di atas, meski merugikan akan tetapi ulat yang menggulung dan memakan daun pisang ini memiliki manfaat bagi kalangan tertantu.

Seperti misalnya para pecinta burung kicau, umumnya ulat pohon pisang ini dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina burung kicauan.

Nah itulah hama pohon pisang selain  kelelawar dan juga burung kutilang yang menyerang buah.

Rabu, 16 Januari 2019

Jenis Kelelawar Pemakan Buah-Buahan

Jenis Kelelawar, jenispisangdanmanfaatnya.blogspot.com | Kalong besar atau kalong kapauk (Pteropus vampyrus) adalah spesies kelelawar yang merupakan anggota suku Pteropodidae.

Spesies ini menyebar di Asia Tenggara dan Kepulauan Indonesia bagian barat hingga Nusa Tenggara. Sebagaimana kalong lainnya, jenis ini pun hanya memakan buah-buahan dan sebangsanya.

Kalong kapauk adalah spesies kelelawar yang terbesar, dan tidak memiliki kemampuan ekholokasi.

Dalam pelbagai bahasa daerah, umumnya hewan ini dikenal sebagai kalong atau keluang saja. Sementara dalam bahasa Inggris, ia dikenal sebagai large flying fox, greater flying fox, Malaysian flying fox, large fruit bat, atau juga kalong.

Selain burung kutilang yang menjadi hama pisang, salah satu jenis kelelawar yang memakan buah pisang adalah kalong.

Dan berikut adalah penjelasan lengkapnya

Ciri-Ciri Jenis Kelelawar Pemakan Buah-Buahan


Jenis Kelelawar pemakan buah-buahan
Gambar Kelelawar pemakan buah-buahan By majalahhewan.com

Kelelawar buah berukuran besar. Kepala dan badan 300-340 mm; telinga 40 mm; lengan bawah 190-210 mm; tidak berekor; rentang sayap 1.400-1.500 mm. Berat 645-1.100 g.

Punggung hitam dengan corengan abu-abu. Bagian belakang kepala dan leher cokelat jingga; bagian kepala lainnya dan tubuh bagian bawah cokelat kehitaman. Anakan berwarna cokelat abu-abu kusam seluruhnya.

Persebaran Jenis Kelelawar Pemakan Buah-Buahan


Kalong besar ditemukan mulai dari Burma bagian selatan, Thailand, Vietnam, Semenanjung Malaya, Filipina, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, dan pulau-pulau di sekitarnya, termasuk Pulau Anak Krakatau.

Ekologi Kelelawar Pemakan Buah-Buahan


Gambar Jenis Kelelawar pemakan buah-buahan

Kalong kapauk aktif di malam hari (nokturnal). Seperti lazimnya kalong, di siang hari P. vampyrus biasa berkumpul dalam tenggeran dan membentuk koloni yang besar, hingga sekitar 100 individu, di pohon-pohon besar, pohon-pohon mangrove, dan juga di daun-daun nipah.

Informasi yang lain menyebutkan angka yang lebih besar: hingga 2.000 ekor tercatat di hutan mangrove di Timor[8], bahkan di tempat lain tercatat koloni sebesar 10-20 ribu ekor.

Kelompok ini bergerak meninggalkan tenggerannya di waktu senja, terbang satu persatu membentuk barisan panjang, tidak pernah dalam kelompok yang rapat; kalong terbang dengan kepakan sayap yang lambat namun kuat dan tetap, serupa terbangnya gagak.

Kadang-kadang terbang jauh untuk mencari pohon-pohon yang berbunga atau berbuah; mungkin pula bermigrasi secara musiman sesuai dengan siklus musim bunga dan buah.

Tenang dan tidak berisik ketika terbang jauh, kalong besar biasa ribut mencerecet ketika berebutan buah atau teritori di antara sesamanya.

Kalong besar memakan nektar dan aneka jenis buah-buahan, seperti halnya rambutan dan mangga. Kalong ini juga berfungsi sebagai penyerbuk bagi beberapa jenis pohon hutan dan juga durian.

Hewan ini hidup di wilayah sekitar pantai hingga ke pedalaman, sampai ketinggan tempat lk. 1.300 m dpl.

Di Malaysia, kalong kapauk lebih suka tinggal di dataran rendah di bawah ketinggian 365 m dpl.

Induk kalong besar melahirkan seekor anak di sekitar akhir Maret hingga awal April. Dalam beberapa hari pertama, bayi kalong ini digendong induknya dan dibawa ke manapun ia terbang.

Setelah agak besar, anak ini ditinggalkan induk di tenggerannya manakala si induk pergi mencari makanan. Anak kalong akan tinggal bersama induknya hingga berusia 2-3 bulan; pada umur itu ia telah hampir dewasa. Kalong besar dapat hidup hingga 15 tahun.

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Kalong_besar
http://majalahhewan.com/2016/11/kelelawar-terbesar-di-dunia/